Breadcrumbs

Info Coronavirus

Penggunaan Disinfektan yang tidak benar

Karena spekulasi dan aktivitas media sosial baru-baru ini, RB (perusahaan global consumers good produsen dari produk merek Lysol dan Dettol) telah ditanya apakah pemberian  cairan disinfektan ke dalam tubuh tepat untuk diselidiki atau dipergunakan sebagai pengobatan untuk coronavirus (SARS-CoV-2).

Sebagai global leader dalam produk kesehatan dan kebersihan, kami harus menjelaskan bahwa dalam keadaan apa pun produk disinfektan kami tidak boleh dimasukkan ke dalam tubuh manusia (melalui injeksi, konsumsi atau rute lainnya). Seperti halnya semua produk, produk disinfektan dan kebersihan kami hanya boleh digunakan sebagaimana dimaksud dan sesuai dengan pedoman penggunaan. Mohon membaca label dan informasi keamanan.

Kami memiliki tanggung jawab dalam memberikan konsumen akses informasi yang akurat dan terkini seperti yang disarankan oleh pakar kesehatan masyarakat terkemuka. Terkait hal ini dan fakta-fakta untuk menghilangkan mitos lainnya, kunjungi Covid-19facts.com

Memahami Novel Coronavirus (2019-nCoV)

 

Apa itu Coronavirus?

Menurut Organisasi Kesehatan Duniai, Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV).

 

Apa itu Novel Coronavirus 2019 (2019-nCoV)

Novel Coronavirus 2019 (2019-nCoV) adalah jenis baru coronavirus yang pertama kali diidentifikasi pada penyelidikan wabah di Wuhan, Cina. Penting untuk dicatat bahwa seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi. Beberapa virus sangat menular, sedangkan virus lain tidak begitu menular. Saat ini, investigasi sedang berlangsung untuk lebih memahami penularan, tingkat keparahan, dan sifat-sifat lain yang terkait dengan 2019-nCoV, namun ada indikasi bahwa penyebaran dari orang ke orang sedang terjadiii.

 

Ketahui Gejala Coronavirus

Menurut CDC, pasien yang telah dikonfirmasi terinfeksi 2019-nCoV melaporkan gejala penyakit pernapasan ringan hingga berat dengan gejala berikut:

  • Demam
  • Batuk
  • Sesak napas

 

Menurut CDC, saat ini gejala 2019-nCoV dapat muncul mulai dari 2 hari atau hingga 14 hari setelah paparan. Ini didasarkan pada apa yang telah diamati sebelumnya pada masa inkubasi virus MERSiii.

 

Bagaimana Penularan Coronavirus

CDC menyatakan bahwa virus corona umumnya menular dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui:

  • Udara saat batuk dan bersin
  • Kontak langsung, seperti menyentuh atau berjabat tangan
  • Menyentuh benda atau permukaan yang terkontaminasi virus, lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata Anda sebelum mencuci tangan
  • Kontaminasi melalui feses (sangat jarang)

 

Saat ini, tidak jelas seberapa mudah atau berkelanjutan 2019-nCoV menyebar di antara orang-orang. Masih banyak yang harus dipelajari tentang transmisibilitas, tingkat keparahan, dan fitur-fitur lain yang terkait dengan 2019-nCoV dan investigasi sedang berlangsung.

 

Cara Melindungi Diri Dari Coronavirus

“Cara terbaik untuk melindungi diri sendiri adalah dengan menghindari terkena virus. WHO merekomendasikan 6 langkah pencegahan sederhana setiap hari untuk membantu mencegah penyebaran virus pernapasan, termasuk:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer berbahan dasar alcohol
  • Tutupi hidung dan mulut saat batuk atau bersin dengan tisu, lalu buang tisu ke tempat sampah
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang sakit demam atau batuk
  • Segera cari pertolongan medis jika terserang batuk atau demam
  • Hindari kontak langsung dengan binatang
  • Hindari konsumsi daging yang belum sepenuhnya matang”

Seperti halnya semua penyakit menular, kebersihan yang baik berperan penting dalam mengendalikan penyebarannya. Namun, rekomendasi kesehatan masyarakat yang paling penting adalah agar orang-orang melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika mereka mengalami gejala yang mengindikasikan Coronavirus. Hubungi tempat pelayanan kesehatan Anda sebelum Anda pergi dan beri tahu mereka tentang riwayat perjalanan dan gejala Anda. Mereka akan memberikan Anda petunjuk tentang cara mendapatkan perawatan tanpa menularkan penyakit Anda kepada orang lain.

Apakah Dettol Efektif Membunuh Coronavirus (2019-nCoV)?

Ini adalah jenis baru dari coronavirus yang belum pernah terjadi pada manusia sehingga belum terdapat pengujiannya terhadap produk kami. Kami terus bekerja dengan mitra kami untuk memastikan pemahaman terbaru tentang virus ini dan akan menguji terhadap berbagai produk kami setelah otoritas kesehatan menyediakan strain uji coba.

 

Namun, produk Dettol tertentu telah telah diuji efektivitasnya terhadap virus yang serupa dengan Novel Coronavirus 2019 (2019-nCoV), ketika digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaan. Ini termasuk:

  • Dettol Disinfectant Liquid
  • Dettol Hand Sanitizer*

 

CDC dan Organisasi Kesehatan Dunia secara khusus menyarankan semua orang untuk sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Silakan merujuk ke situs web CDC di https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/ untuk informasi tambahan.

* vs. Rhinovirus, Rotavirus

Silakan merujuk ke situs web WHO di https://www.who.int/health-topics/coronavirus untuk informasi lebih lanjut.

i https://www.who.int/health-topics/coronavirus

ii https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/

iii https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/about/symptoms.html

iv https://www.cdc.gov/coronavirus/about/transmission.html

v https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/about/prevention-treatment.html