Breadcrumbs

Tetap Waspada Pandemi, Bagaimana Memilih Disinfektan yang Tepat di Rumah?

Tetap Waspada Pandemi, Bagaimana Memilih Disinfektan yang Tepat di Rumah?

Memasuki tahun 2021, kita semua masih harus menghadapi pandemi COVID-19. Bahkan dari data terbaru Satgas Penanganan COVID-19, di awal Februari 2021 (per 10/2) , kasus positif COVID-19 sudah menyentuh angka lebih dari 1 juta jiwa dengan rata-rata penambahan kasus di atas 10 ribu per hari.

Mulai normalnya kegiatan masyarakat di luar rumah dan dibukanya berbagai tempat umum membuat virus seolah makin mudah mengancam hingga ke anggota keluarga yang ada di rumah. Walaupun distribusi vaksin sebentar lagi akan mulai disalurkan pada akhir Januari 2021, namun tahapannya masih sangat panjang. Sehingga, kita tetap harus waspada menjaga diri dan keluarga hingga mendapatkan giliran menerima vaksin.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah rutin membersihkan lingkungan rumah dengan disinfektan. Contoh disinfektan yang bisa dipilih yaitu yang mengandung Chloroxylenol, karena dipercaya lebih efektif memutuskan rantai penularan kuman dan virus, terutama pada permukaan benda yang sering tersentuh. 

 

Ya, tanpa kita sadari, virus dan kuman masih bisa menempel di perabot rumah selama berhari-hari, meski terlihat bersih. Sebuah penelitian University of Hong Kong (HKU) yang diterbitkan laman jurnal The Lancet berjudul ‘Stability of SARS-CoV-2 in Different Environmental Conditions’ pada Mei 2020, menyebutkan bahwa dengan situasi suhu kamar atau kurang lebih 20-25 derajat celsius, virus corona dapat bertahan selama 2 hari pada permukaan kayu dan kain. Sedangkan di permukaan meja, susur tangga, dan gagang pintu yang terbuat dari stainless steel dan plastik, virus corona baru hilang pada hari keempat.

Lantas, kenapa disinfektan dengan kandungan Chloroxylenol kini makin banyak dipilih? Nah, dari jurnal ‘WHO Guideline on Hand Hygiene in Health Care’ , Chloroxylenol atau dikenal dengan nama ilmiah para-chloro-meta-xylenol (PCMX), telah dipercaya sebagai agen antiseptik yang ditambahkan ke sabun antibakteri sejak 1920-an di Eropa.

Cairan Antiseptik dengan kandungan Chloroxylenol dapat digunakan untuk sehari-hari. Tidak heran, seiring perkembangannya, senyawa ini digunakan juga di berbagai produk kesehatan lainnya seperti pembersih lantai, cairan cuci tangan, hingga sabun khusus yang digunakan untuk mensterilkan tangan dan alat bedah sebelum operasi.

 

 

Menurut ‘Daftar Sementara Produk Disinfektan Rumah Tangga untuk Disinfeksi Coronavirus Disease 2019 COVID-19 Per Bulan November 2020’ yang diterbitkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Chloroxylenol pun masuk ke dalam daftar produk untuk disinfeksi virus corona di berbagai perabot rumah tangga. Bahan aktif Chloroxylenol (0.12%) disebut efektif menonaktifkan virus corona yang masuk ke dalam jenis virus dengan selubung lemak atau enveloped virus, sehingga membuat virus lebih lemah karena hilangnya pelindung. Dengan begitu, tentu saja virus pun bisa lebih mudah dibunuh sebelum menyebar dan mengancam kesehatan keluarga di rumah.

Jangan khawatir, di pasaran, kini kita bisa semakin mudah mencari produk disinfektan dengan kandungan Chloroxylenol (4.8%). Menggunakan disinfektan Chloroxylenol untuk membersihkan rumah akan membantu membunuh kuman penyebab penyakit di permukaan perabot rumah seperti meja, gagang pintu, susur tangga tangga, hingga mainan anak.   

Kandungan bahan aktif Chloroxylenol juga bisa digunakan untuk disinfeksi air mandi sehingga  bersih dan tidak ada kuman, juga campuran air cucian pakaian dan masker untuk bunuh kuman yang menempel. Dan yang tidak kalah pentingnya, bisa digunakan pula untuk pertolongan pertama penyembuhan luka. Dapatkan disinfektan dengan kandungan Chloroxylenol (4.8%) di sini .

 

Yuk, tetap waspada menjaga kesehatan diri dan keluarga di masa pandemi dan tentunya jangan lengah melawan Pandemi COVID-19 dengan rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas untuk memutuskan rantai penularan virus.

 

Source: https://kumparan.com/kumparansains/tetap-waspada-pandemi-bagaimana-memilih-disinfektan-yang-tepat-di-rumah-1vCkriSQ3Vw