Langsung ke konten utama
noneKenali Flu Burung

Kenali Flu Burung

Flu burung ditularkan secara langsung antar burung (yang hidup ataupun sudah mati) melalui feses, cairan, liur dan darahnya.

Bukan hanya manusia yg bisa terserang flu, hewan pun bisa. Kucing, anjing, sapi, babi, dan burung juga bisa terserang flu. Flu yang menyerang burung disebut flu burung / avian flu, biasanya bukan cuma burung tapi juga ayam, bebek, turki, dan angsa, serta burung perliharaan seperti kakaktua.

Ada beberapa jenis flu burung dan penyakit ini tidak berbahaya bagi manusia. Tapi dalam beberapa kasus, bisa saja flu burung menular ke manusia dan akibatnya pun bisa serius. Penularan biasanya dari burung yang sudah terinfeksi. Burung yang terlihat sehat belum tentu tidak terjangkit flu burung. Pelajari hal-hal penting tentang flu burung, penyebab, gejala, dan cara mencegahnya.

Penyebab

Flu burung ditularkan secara langsung antar burung (yang hidup ataupun sudah mati) melalui feses, cairan, liur dan darahnya. Biasanya penularan antar manusia tidak bisa terjadi. Penularannya biasnya melalui burung ke manusia. Dalam beberapa kasus, flu burung bisa mengakibatkan kematian pada manusia.

Masa inkubasi flu burung adalah 2-8 hari, yaitu lebih lama dari flu biasa. Pada beberapa kasus bahkan bisa mencapai 17 hari.

Seberapa lama flu burung bisa menular? 7 hari sejak ada gejala flu burung pertama kali. Biasanya manusia tidak akan tertular setelah 5 hari.

Ringkasan gejala

Gejala umum pada flu burung

  • Nyeri otot
  • Lemas
  • Suhu badan meningkat/demam
  • Batuk dan hidung berlendir
  • Mimisan dan gusi berdarah
  • Diare dan muntah
  • Sakit kepala
  • Sesak napas

Gejala ini mirip dengan flu pada umumnya (selain mimisan dan gusi berdarah). Jadi belum tentu Anda tertular flu burung meski terdapat gejala-gejala seperti diatas. Hubungi dokter Anda untuk mengetahui lebih jauh.

Tips pencegahan

Tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penularan flu burung diantara burung. Tetapi Anda bisa mencegahnya terjadi pada Anda sekeluarga:

  • Hindari kontak langsung dengan burung/unggas seperti di pasar dan peternakan, dimana lingkungan disana bisa tercemar oleh limbah dari unggas. Jangan menyentuh burung yang sedang sakit atau sudah mati.
  • Mencuci tangan teratur, bisa mencegah penularan flu burung dan kuman lainnya. Bila Anda menyentuh kotoran dan liur burung, segera cuci tangan dengan sabun cuci tangan anti bakteri dan air.

Mitos dan fakta

Q.Anda bisa tertular flu burung melalui daging yang terkontaminasi

Kalau tidak dimasak dengan sempurna, maka daging dan telur unggas bisa menulari virus tersebut ke manusia.

Info dari Dettol