Diare

Diare terjadi ketika Anda sering buang air besar lebih dari biasanya. Ini adalah salah satu gejala gastroenteritis dan juga muntah. Gastroenteritis adalah radang yang terjadi pada lambung atau usus karena infeksi bakteri/virus. Diare terjadi selama 2-4 hari tanpa memerlukan penanganan khusus, tetapi beberapa kasus diare bisa berakibat fatal. Hal ini terjadi karena terlalu banyak cairan tubuh yang terbuang keluar khususnya pada anak-anak, penderita kurang gizi, dan orang-orang yang lemah daya tahan tubuhnya. Saat ini, diare adalah penyebab kematian nomor 2 di dunia pada anak-anak dibawah usia 5 tahun, menyebabkan sekitar 760.000 anak-anak meninggal setiap tahun.

Kabar baiknya, diare bisa dicegah melalui kebersihan air dan sanitasi (pembuangan limbah dan kotoranh dari manusia) dan gaya hidup sehat (kebiasaan cuci tangan dengan sabun dan air).

Penyebab

Apa penyebab diare?

Umumnya diare menyebar melalui kontaminasi air dan makanan, tangan yang kotor, atau kotoran manusia yang tersentuh. Banyak bakter dan virus penyebab gastroenteritis dan diare. Antara lain:

  • Bakteri. Salmonella atau Escherichia (E. coli)
  • Virus. Norovirus atau rotavirus
  • Parasit. Giardia intestinalis

Ringkasan gejala

Apa saja gejalanya?

Anda akan mengalami:

  • Sering buang air
  • Kejang lambung
  • Ingin sering buang air
  • Mabuk dan muntah
  • Demam
  • Tidak berselera makan
  • Dehidrasi

Diare biasanya akan berhenti dalam beberapa hari, tetapi penting untuk selalu mencegah terjadi dehidrasi.

Minumlah banyak air putih, karena Anda tidak ingin untuk minum oral rehydration solution (ORS).
Makanlah dengan normal tetapi kurangi porsi. Hindari makanan yang terlalu mengandung gula dan garam. Untuk bayi yang menderita diare, harus lebih sering diberikan ASI.
Pada orang dewasa, bila diare terjadi lebih dari seminggu sebaiknya segera menemui dokter.

Tips pencegahan

Bagaimana mencegah diare?

Praktekkan gaya hidup sehat:
Rajinlah mencuci tangan dengan sabun dan air, khususnya sehabis dari toilet dan sebelum makan.

Air minum yang bersih dan aman diminum:
Air minum yang tercemar adalah penyebab utama penyebaran infeksi. Pastikan Anda menyimpan air di tempat yang bersih dan tertutup di rumah. Jangan pergunakan wadah penyimpanan air secara langsung untuk minum. Cucilah wadah penyimpan air dengan bersih dan kalau perlu sterilkan air minum tersebut.

Kebersihan toilet:

Menjaga kebersihan toliet merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit penyebab diare. Pastikan toilet memiliki saluran pembuangan yang memadai (septic tank). Siram toilet dan bersihkan menggunakan desinfektan khususnya pada bagian-bagian yang sering dipegang. Tutuplah toilet bila sedang tidak digunakan.

Jangan gunakan lap untuk membersihkan area toilet pada area lain di dalam rumah.

Kebersihan makanan:

  • Kebersihan makanan bisa mencegah keracunan makanan penyebab gastroenteritis dan diare
  • Bersihkan perlengkapan makanan menggunakan desinfektan . Khususnya setelah sehabis digunakan untuk mempersiakan makan mentah seperti daging, ikan, dan telur. Bersihkan juga permukaan dapur dan peralatan dapur menggunakan deterjen dan air panas.
  • Simpan makanan mentah di tempat terpisah
  • Masaklah makanan dengan sempurna
  • Masukkan makanan ke dalam freezer untuk mencegah penyebaran bakteri.

Tangani dengan baik penderita diare di rumah:

  • Hindari pemakaian barang-barang pribadi secara bersama-sama (handuk, spons, peralatan makan)
  • Penderita diare jangan menyiapkan makanan untuk orang lain
  • Bersihkan menggunakan desinfektan pada toilet, khususnya dudukan toilet dan tombol flush.
  • Cucilah tangan dengan teratur menggunakan sabun dan air
  • Tunggulah sampai 48 jam setelah sembuh, sebelum kembali bekerja/sekolah

Air minum yang aman:

Air yang terkontaminasi merupakan salah satu faktor paling signifikan yang berkontribusi terhadap penyakit menular di negara berkembang. Pastikan Anda memiliki akses ke air yang aman dan jika menyimpan air di rumah, Anda pastikan untuk menjaga wadah air tertutup, jangan biarkan siapa pun untuk menyentuh air atau minum langsung dari bejana dan bilas kontainer secara menyeluruh setiap kali selesai digunakan. Jika Anda tidak yakin dengan kualitas air Anda bisa obati sebelum minum.

Kebersihan toilet:

Menggunakan toilet untuk pembuangan kotoran manusia yang aman (air kencing dan kotoran) adalah bagian penting untuk mencegah penyebaran kuman yang dapat menyebabkan diare. Selalu gunakan toilet yang terhubung ke sistem sewerage atau sistem sanitasi di tempat (misalnya tangki septik atau lubang rembesan) dan buang kertas toilet ke toilet atau dengan menguburnya di tanah. Siram toilet setelah digunakan untuk memastikan semua kotoran dibuang dan gunakan pembersih toilet dan sikat untuk menghilangkan sisa-sisa permukaan bagian dalam toilet. Juga penting untuk menjaga area di sekitar toilet tetap bersih dan menyentuh permukaan secara teratur (seperti kursi, tutup, pegangan siram harus dibersihkan dan didesinfeksi secara teratur). Jaga toilet tertutup untuk mencegah transfer kuman oleh lalat.

Kain yang digunakan untuk membersihkan toilet dan area toilet tidak boleh digunakan untuk membersihkan area lain di rumah.

Kebersihan makanan:

Kebersihan makanan yang baik akan membantu mencegah gastroenteritis dan diare karena keracunan makanan.

  • Bersihkan dan disinfeksikan permukaan persiapan makanan: Setelah menyiapkan makanan (terutama daging mentah, ikan atau telur), bersihkan dan disinfektan setiap permukaan dapur yang telah Anda gunakan. Peralatan kotor, sendok garpu dan barang pecah belah dapat dibersihkan dengan deterjen dan air panas
  • Simpan makanan mentah dan dimasak secara terpisah
  • Masak makanan secara menyeluruh dan merata
  • Mendinginkan makanan dengan benar untuk menghentikan pertumbuhan bakteri

Hati-hati ketika seseorang di keluarga Anda menderita diare:

  • Hindari berbagi alat makan, peralatan makan, handuk dan barang-barang perawatan pribadi lainnya seperti flanel dan spons dengan anggota rumah tangga lainnya
  • Mereka yang menderita diare harus menghindari menyiapkan makanan untuk orang lain
  • Bersihkan dan desinfeksi toilet Anda, termasuk dudukan toilet dan toilet flush, setelah setiap serangan diare
  • Ingatlah untuk mencuci tangan Anda secara menyeluruh dan teratur dengan sabun dan air
  • Tunggu setidaknya 48 jam setelah gejala hilang sebelum kembali bekerja atau sekolah

Mitos dan fakta

Q.Anda harus mengurangi minum ketika sedang diare

Ini salah. Ketika sedang diare, Anda harus banyak meminum air putih agar tidak dehidrasi. Perbanyak minum dalam porsi kecil agar tidak muntah dan pastikan air yang diminum tetap bersih.

Q.Anda harus berhati-hati mengkonsumsi makanan ketika diare

Para ahli menyatakan bahwa Anda perlu mengkonsumsi makanan yang padat, tetapi ringan. Hindari makanan yang terlalu mengandung gula, garam, pedas dan berlemak.